Sunday, March 31, 2013

Sensor PIR

   PIR atau Passive Infra-Red merupakan suatu perangkat pyroelectric yang mendeteksi suatu gerakan (motion) dengan mengukur perubahan tingkat inframerah (panas) yang dipancarkan oleh benda-benda di sekitarnya. Gerakan ini dapat di deteksi dengan memeriksa perubahan tiba-tiba pada pola Infrared disekitanya. Ketika suatu gerakan terdeteksi, keluaran/output sensor PIR bernilai tinggi, logika inilah yang dapat dibaca oleh mikrokontroler atau digunakan untuk menghidupkan transistor supaya dapat menyalurkan arus dari satu pin ke pin lainnya (konsep switching).

Fitur
    Jarak deteksi sensor hingga 20 meter, mempunyai keluaran bit tunggal, Jumper selects single or continouous trigger output, 3-pin SIP header, bentuk yang kecil dan simpel, kompatibel dengan banyak mikrokontroler.

Spesifikasi
-Penggunaan catu daya 3.3 hingga 5 VDC; >3 mA
-Komunikasi: menggunakan keluaran bit tunggal high/low
-Suhu untuk beroperasi: 32 hingga 122 °F (0 to 50 °C)
-Dimensi : 1.27 x 0.96 x 1.0 in (32.2 x 24.3 x 25.4 mm)

Dimensi Sensor PIR

Penggunaan/Aplikasi Sensor
-Pergerakan- pengaktifan lampu senja/malam
-Sistem alarm
-Alat peraga dan sebagainya
Tabel Konfigurasi Pin dan Pengaturan Jumper

Konfigurasi Pin Sensor PIR
Teori Operasi
    Perangkat Pyroelectric, seperti sensor PIR, memiliki unsur-unsur yang terbuat dari bahan kristal yang menghasilkan muatan listrik bila terkena radiasi inframerah. Perubahan inframerah dalam jumlah yang besar mengakibatkan elemen mengubah tegangan yang dihasilkan, yang diukur oleh amplifier yang sudah terpasang. Perangkat berisi filter khusus yang disebut lensa Fresnel, yang memfokuskan sinyal inframerah ke elemen. Sebagai sinyal inframerah sekitar berubah dengan cepat, keluaran amplifier on-board bergerak dan digunakan untuk mengindikasikan pergerakan.

Kalibrasi
    Sensor PIR ini membutuhkan waktu 'pemanasan' agar berfungsi dengan baik. Hal ini disebabkan waktu pengendapan terlibat dalam 'mempelajari' lingkungannya. Waktu yang digunakan dapat 10-60 detik. Selama waktu ini harus ada gerakan sesedikit mungkin di bidang sensor pandang.

Sensitivitas
    Sensor PIR memiliki jangkauan sekitar 20 meter. Hal ini dapat bervariasi dengan kondisi lingkungan. Sensor ini dirancang untuk menyesuaikan perlahan-lahan mengubah kondisi yang akan terjadi secara normal dengan kemajuan hari dan perubahan kondisi lingkungan, tetapi merespon dengan membuat outputnya tinggi ketika terjadi perubahan mendadak, seperti ketika ada gerakan. Catatan: Perangkat ini dirancang untuk penggunaan dalam ruangan. Pengoperasian di luar atau dalam suhu ekstrim dapat mempengaruhi stabilitas negatif.

Datasheet Sensor Ping Parallax Inc

By : baskarapunya.blogspot.com

1 komentar:

Cara Alami Mengatasi Wastafel Mampet Tanpa Sedot said...

info yang luar biasa, menarik sekali dan bermanfaat nih
di tunggu info selanjutnya gan
terimakasih

Follow Me

Popular Posts